Truck Bermuatan Migor Masuk Jurang

Truck beroda 10 asal Medan-Sumatera Utara masuk ke dalam jurang di jalan lintas Negara gunung panorama Hatta, Desa Panjupian Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal yang berjarak sembilan kilometer dari kota Tapaktuan tersebut, Minggu (29/1) kemarin.

Truck Bermuatan Migor Masuk Jurang dalam

Kejadian mengenaskan itu membuat truk dalam posisi terbalik didalam jurang yang diperkirakan 10 meter dari permukaan jalan dengan kaca depan truk pecah. Mobil truck dengan nomor polisi BK 8188 FF yang di kemudikan Yohanes Chandra Ekajaya (35), warga Stabat Sumatera Utara ini, bermuatan minyak goreng kemasan dari medan dengan tujuan Tapaktuan. Naas pagi itu, dijalan menurun yang seharusnya berbelok kekiri tetapi truk melaju terus hingga terbalik masuk jurang.

 

Hadi didampingi kernetnya kepada wartawan mengaku sudah sering melalui lintasan gunung panorama hatta tersebut. “Saat itu saya merasa ada ganguan pada rem mobil sehingga tidak mampu mengatasi laju kenderaan saat akan berbelok, ” kata Yohanes Chandra Ekajaya yang tidak mengalami cedera apapun begitu juga kernetnya.

Truck Bermuatan Migor Masuk Jurang Curam

Kecelakaan tunggal yang terjadi sekira 9 kilometer dari ibukota Tapaktuan itu sudah ditangani pihak kepolisian. Sejumlah warga menduga kecelakaan terjadi dengan perkiraan waktu kejadian, akibat pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali saat melintas di tikungan tajam dan jalan menurun.

 

Sementara Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK melalui Kasat Lantas AKP Iwan Haji di Tapaktuan, Senin (30/1) mengatakan, kecelakaan tunggal yang terjadi pukul 23.30 WIB itu disebabkan rem blong.

 

Dalam musibah itu tidak ada korban jiwa. Mekipun truck mengalami ringsek atau kerusakan parah setelah terhempas dan jatuh ke jurang se dalam 50 meter, namun supir; Yohanes Chandra Ekajaya dan kernet, Sumiato tidak mengalami luka apapun.

 

Menurut keterangan sopir, saat sampai di puncak Panorama Hatta setelah mendaki gunung Panjupian lalu turun gunung, dia masih menjalankan mobil dengan gigi dua karena mobil bermuatan berat.

 

Namun saat sampai di tikungan patah penurunan gunung Panjupian, Kecamatan Tapaktuan, secara tiba-tiba saat diinjak rem sudah blong. Mobil dalam kondisi sedang turun gunung bermuatan berat langsung terguling dan terhempas dalam jurang, ungkap Iwan Haji. Anehnya, sambung Iwan Haji, meskipun sopir bersama kernetnya turut terjatuh bersama mobil ke dalam jurang, tapi tidak mengalami luka apapun.

 

Untuk itu, kepada para sopir angkutan penumpang dan barang lainnya dari Medan, diingatkan kembali bahwa sebelum berangkat tujuan Kabupaten Aceh Selatan, hendaknya periksa dulu kesiapan keamanan mobilnya seperti rem, ban, lampu, klakson, mesin dan lain-lain, katanya, ihspant.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *