Tawarkan Flanel Kotak-Kotak

Menjelang musim liburan bagi anak-anak usia sekolah, maka sudah banyak pedagang dan pebisnis yang menyiapkan produk untuk dijajakan kepada para remaja dan pemuda. Para pedagang ini sedang mengamati tingkah laku dan polah para pemuda supaya barang yang nantinya akan mereka jual digemari oleh para konsumen. Menurut mereka, saat ini para remaja dan pemuda sedang senang dengan gaya baju yang memberikan kesan atau tampilan elegan, terutama untuk bagian atasan. Sebab di bagian bawah mereka lebih senang mengenakan celana jeans. Salah satu yang menjadi kegemaran mereka adalah baju flanel dengan konsep kotak-kotak. Biasanya kain flanel ini disebut dengan kemeja flanel yang mengusung konsep art deco dan art nouvo. Kelebihan dari kemeja jenis ini adalah bisa digunakan untuk acara yang formal maupun santai. Sehingga kemeja ini sifatnya casual. Maka dari itu para pedagang biasanya selalu menyediakan stok kemeja flanel dalam jumlah banyak karena kemeja jenis ini sangat diminati.

Tawarkan Flanel Kotak-Kotak 2

Berdasarkan penuturan para remaja dan pemuda, Ahmad, pemuda yang sedang menempuh pendidikan menegah atas di SMA 19 mengatakan bahwa ia senang dengan baju yang berjenis flanel karena kainnya halus dan hangat. Sangat cocok untuk di wilayah Indonesia yang relatif dingin. Apalagi ditambah dengan tren masa kini, maka flanel merupakan pilihan utama bagi para remaja dan pemuda. Pebisnis distro, Chandra Ekajaya juga sudah mempersiapkan stok kemeja flanel dengan berbagai motif yang disesuaikan dengan zaman sekarang. Tetapi tidak jarang juga para pebisnis distro justru memajang kemeja-kemeja flanel kuno. Sebab, generasi 80 dan 90an sangat senang dengan konsep kemeja flanel yang kuno. Menurut mereka bahan yang digunakan serta motif yang diterapkan lebih bagus serta lebih kreatif. Promosi untuk kemeja flanel kotak-kotak pun terus digencarkan. Para pebisnis berusaha memaksimalkan dan mengoptimalkan momentum yang hadir setahun sekali ini. Chandra Ekajaya, pengusaha distro ini mengaku bahwa penjualannya selama satu bulan di musim liburan sekolah lebih besar bila dibandingkan dengan omzetnya selama setahun. Tentu saja mereka sangat menantikan momentum ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *