Chandra Ekajaya Targetkan Buka Usaha Produsen Kakao Terbesar

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya merupakan salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Kali ini kerjaaan bisnis terbarunya yang bergerak di bidang kakao menargetkan menjadi produsen kakao terbesar kedua dunia. Produksi kakao akan ditingkatkan menjadi 1,5 juta ton per tahun. Hal ini diputuskan dalam rapat jajaran pemegang saham PT Chandra Ekajaya Group yang menaungi berbagai macam bisnis yang di jalankan Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya mengatakan potensi kakao di Indonesia khususnya wilayah Sulawesi sebagai penghasil kakao terbesar dengan nilai sebesar 70% dari hasil skala nasional perlu untuk ditingkatkan kedepanya. Peningkatan ini dilakukan dengan melakukan beberapa peremajaan terhadap perkebunan rakyat dan milik pengusaha yang sudah ada.

Dok.Chandra Ekajaya

“Saat ini negara Indonesia masuk dalanm 5 besar penghasil kakao terbesar di dunia. Namun mana bisa  masuk 5 besar dengan jumlah produksi 1,5 juta ton kakao. Apalagi sekarang kurang dari 800 ribu ton, padahal lahan yang ada lebih dari cukup, ” ujar Chandra Ekajaya.

Menurut perhitungan dari Chandra Ekajaya, biaya peremajaan perkebunan kakoa khususnya di wilayah Sulawesi akan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR). Pemberian KUR ini diharapkan akan mendorong produktifitas.Hal ini untuk meenggairahkan semangat para petani untuk menggarap lahan mereka.

“Saat ini  banyak penggunaan KUR lebih banyak di fokuskan di sektor perdagangan, kali ini akan lebih didorong ke produktivitas di samping itu diatur juga bagaimana peranan industri,” ujar Chandra Ekajaya.

Terlebih penggunaan dan pemberian KUR akan meringankan biaya para petani untuk pembelian bibit dan untuk operasional perawatan tanaman kakao. Rencana ini nantinya akan menggandeng beberapa pihak swasta dan pemerintah untuk semakin mempercepat tujuan tersebut tercapai.

“semua element harus ikut bersinergi agar tujuan yang akan di capai cepat terwujud, ini adalah bentuk nyata bahwa kami pengusaha juga ingin memajukan bangsa Indonesia bersama pemerintah” ujar Chandra Ekajaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *