Chandra Ekajaya Himbau Bisnis Daring

Pengusaha Chandra Ekajaya beberapa bulan terakhir ini menghimbau para pengguna internet. Para konsumen dan pelaku bisnis online diimbau untuk berhati-hati dan waspada agar tidak menjadi korban kejahatan dunia maya. Salah satunya adalah dengan berhati-hati dalam membagikan informasi melalui dunia maya, khususnya media sosial. Hal ini senada dengan yang diucapkan oleh Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, Firman Turmantara, di Bandung, Senin (3/4/2017). Pasalnya, menurut dia, kejahatan virtual saat ini bukan hanya menyerang institusi besar, tapi juga mulai mengarah pada perserorangan. Menurut kedua tokoh tersebut, saat ini tidak sedikit kejahatan siber yang terjadi karena kelalaian korban. Pengusaha ini mengakui bahwa sebagian besar kasus pembobolan data memang ditujukan pada institusi besar, khususnya yang menyangkut transaksi keuangan. Ada juga yang bermodus persaingan bisnis untuk menurunkan reputasi sebuah perusahaan besar. Tetapi bila melihat kondisi kekinian, bukan tidak mungkin pelaku bisnis online skala kecil dan perseorangan juga menjadi korban. Penyebabnya tidak selalu niat jahat orang, tapi karena kelalaian dan kesempatan.

Chandra Ekajaya Bisnis Daring

Beberapa kelalaian yang kerap dilakukan pelaku bisnis daring, khususnya yang masih menggunakan rumah pribadi sebagai tempat bekerja adalah memublikasikan alamat rumah. Selain itu nomor telepon, nomor rekening, dan informasi pribadi lainnya juga turut dipublikasi. Bahkan tidak jarang ketika promosi juga tanpa sengaja mempublikasikan nomor telepon milik konsumen atau data pribadi konsumen lainnya. Kalau tidak hati-hati hal seperti ini bisa disalahgunakan orang jahat. Pengusaha Chandra Ekajaya menjelaskan bahwa potensi penyalahgunaan data juga pernah menimpa konsumen transportasi online, asuransi, dan bahkan kartu kredit. Salah satunya adalah penyalahgunaan nomor telefon konsumen oleh orang yang tidak bertanggung jawab atau oleh telemarketing produk asuransi lainnya. Maka dari itu Chandra Ekajaya menghimbau kepada pelaku bisnis daring supaya lebih berhati-hati. Jangan pernah membagikan password kepada orang lain, termasuk password email sekalipun. Apalagi kalau yang dibagikan adalah data akun, password dan informasi lain yang menyangkut bisnis yang dijalani. Intinya pengusaha daring harus berhati-hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *