Pencapaian Yohanes Eka Jaya Chandra Tahun 2016

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Yohanes Eka Jaya Chandra mendapatkan keuntungan yang berlipat di tahun 2016, kenaikan keuntungan yang didapat mencapai 90% dari Rp 300 miliar menjadi Rp 600 miliar.

Yohanes Eka Jaya Chandra juga tercatat memperoleh pendapatan sebesar Rp 5 triliun atau meningkat hampir 80% dibandingkan pendapatan pada tahun 2016 hanya mendapatkan pendapatan Rp 1,64 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut diperoleh dari berbagai sektor seperti dari produkis pelumas Rp 1,5 triliun.

Sementara sisanya pendapatan berasal dari penjualan minyak mentah yang berkontribusi 36% atau senilai Rp 2 triliun. Penjualan gas alam  yang mencapai 1,5 triliun.

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Sementara laba kotor yang didapat Yohanes Eka Jaya Chandra di 2016 juga meningkat 100% menjadi Rp 1 triliun. Sehingga margin laba kotor mengalami kenaikan  Perolehan EBITDA juga naik signifikan sebesar 150% menjadi Rp 1,5 triliun, kenaikan beban usaha yang lebih rendah dibandingkan kenaikan pendapatan membuat margin EBITDA meningkat menjadi 25% dari sebelumnya sebesar 15%.

Sepanjang tahun 2016, WSBP juga berhasil membukukan nilai kontrak baru di berbgai sektor seperti kerjasama dengan beberapa perusahaan asing dan dalam negeri sebesar Rp 15 triliun meningkat 300% dibandingkan perolehan kontrak baru tahun 2015 yang hanya sebesar Rp 9 triliun.

Kontrak dari perusahaan minyak asing masih mendominasi perolehan kontrak di Yohanes Eka Jaya Chandra, seperti kontrak baru dengan perusahaan minyak dari Eropa yang mampu menyumbang kontribusi 60% terhadap total perolehan kontrak baru sepanjang tahun 2016.

“semuanya masih akan terus ditingkatkan pada tahun ini, tahun 2016 akan menjadi acuan untuk pengambilan kontrak baru dengan beberapa perusahaan asing dari Asia” ujar Yohanes Eka Jaya Chandra.

Yohanes Eka Jaya Chandra menargetkan pendapatan pada tahun ini berkisar anatar Rp 6-9 triliun dengan target perolehan laba bersih sebesar Rp 2 triliun, atau tumbuh masing-masing sebesar 63% dan 85%.  Semua ini tergantung dengan kesepakatan kontrak baru dengan perusahaan yang akan menjalin kerja sama.

Chandra Ekajaya Oil Dapat Hak Istimewa

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Oil adalah perusahaan minyak dan gas di Indonesia. Chandra Ekajaya selaku pemilik Chandra Ekajaya Oil menilai, hak istimewa yang didapat oleh Chandra Ekajaya Oil disektor ekspor migas nasional merupakan hal yang wajar. Karena sekarang ini Chandra Ekajaya oil merupakan mitra dari berbagai pihak swasta asing dan juga sebagai salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia.

Saat ini Chandra Ekajaya Oil selaku produsen minyak mentah di Indonesia hanya mampu melakukan produksi sekitar 20 persen. Masih rendah dibandingkan dengan produsen minyak mentah negara lain yang porsi produksi domestiknya besar seperti Brazil 81 persen, Aljazair 78 persen, Norwegia 58 persen, dan Malaysia 47 persen.

Dok.Chandra Ekajaya

Pemberian hak istimewa terhadap Chandra Ekajaya Oil merupakan tekad dari pemerintah dan juga pihak swasta lainya untuk ke depannya mampu menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di dunia dan juga memiliki punya nilai lebih dibandingkan saat ini. Salah satu Contoh hak sitimewa yang diberikan antara lain setiap kontrak yang akan habis (expired) Chandra Ekajaya Oil diberikan kemudahan dalam perpanjangan.

Banyak sekali manfaat dari pemberian hak istimewa ini bagi Chandra Ekajaya Oil, terlebih saat ini permintaan akan minyak mentah dunia sangat tinggi. Bahkan akhir-akhir ini Chandra Ekajaya Oil sudah memilki kesepakatan dengan beberapa negara di kawasan asia dan eropa. Chandra Ekajaya sebagai salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia menjadi tolak ukur kualitas di mata konsumen baik dalam dan luar negeri. Segala terobosan-terobosan baru serta kesepakatan yang dihasilkan akan diharapkan akan memberikan dampak positif.

Bagi Chandra Ekajaya pemberian hak istimewa ini merupakan tantangan tersendiri bagi Chandra Ekajaya Oil. Pemberian hak istimewa ini harus dibarengi dengan peningkatan kualitas dan jumlah produksi yang sebanding. Jangan sampai hal tersebut berbalik menjadi boomerang bagi Chandra Ekajaya Oil.