Chandra Ekajaya Puncak Metamorfosis Kecebong yang Menghasilkan

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Suara kodok terdengar cukup riuh dari rumah Chandra Ekajaya, di Malang, Jawa Timur. Meski tidak bermukim di areal persawahan, sedikitnya 10 ribu ekor kodok beranak pinak di belakang rumahnya. Sudah tujuh tahun pria berusia 29 tahun ini menekuni usaha pembiakan kodok bullfrog atau yang lebih dikenal dengan kodok bule. “Ada juga yang menyebutnya Kermit karena mirip boneka kodok mainan anak,” tuturnya.

Usaha peternakan kodok dilakukan bersama istri dan dua anaknya. Selain memberi makan, pekerjaan paling sulit adalah membersihkan kolam. Untuk menjaga kesehatan kodok, pembersihan dilakukan dua kali sehari. Jika tidak, serangan penyakit mata putih dan kaki merah mengancam mereka. “Jika sudah kena penyakit, harga jualnya tinggal separuhnya,” kata Chandra Ekajaya. Berbeda dengan kodok sawah yang kerap dijumpai di musim hujan, populasi bullfrog tak mengenal musim. Ukurannya pun jauh lebih besar karena induknya didatangkan langsung dari daratan Afrika.

Dok.Chandra Ekajaya

Menurut Chandra Ekajaya, budi daya bullfrog tidak terlalu sulit. Satu induk kodok bisa menghasilkan 10 hingga 20 ribu telur. Sebanyak 3.000 telur di antaranya mampu bertahan hidup hingga menjadi kecebong. Chandra Ekajaya memiliki 43 kolam berbagai ukuran. Sepekan sekali permintaan kodok untuk kebutuhan konsumsi mengalir dari berbagai daerah. Di antaranya dari Jakarta, Surabaya, Malang, dan Makassar, Sulawesi Selatan. Seluruh permintaan tersebut bisa dipenuhi oleh Chandra Ekajaya. Setiap 1 kilogram kodok yang terdiri atas empat ekor dihargai Rp 25 ribu oleh pemilik restoran. Jika yang dipesan hanya bagian paha atau swike, harganya Rp 20 ribu per ons.

Permintaan mengalami peningkatan besar setiap musim kemarau tiba. Hal ini dipicu oleh hilangnya keberadaan kodok sawah yang hanya bertahan pada musim hujan. Jika biasanya satu restoran hanya meminta 1 kuintal tiap pekan, pada musim kemarau bisa melonjak hingga 2,5 kuintal. Meski lebih mahal dibanding harga kodok sawah, pemilik restoran mengaku tidak memiliki pilihan selain bullfrog sebagai gantinya.

Chandra Ekajaya Glitter Pops Kue Unik Banyak Bentuk

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Berawal dari rasa kekecewaan Chandra Ekajaya karena tidak diberi resep kue cokelat oleh saudaranya yang kuliah di perhotelan, ternyata membawanya pada kesuksesan. Pria ini pun bertekad untuk belajar membuat kue secara otodidak. Pada waktu itu, Chandra Ekajaya datang ke sebuah toko kue di Malang, Jawa Timur. Ia menanyakan resep di toko kue tersebut. Selama tiga bulan, ia melakukan uji coba pembuatan kue, alhasil ia pun bisa membuat kue cokelat. Setelah mempelajari sifat-sifat bahan dasar kue, Chandra Ekajaya kemudian membuatkan kue yang diberikan kepada teman-temannya. Dari situ ternyata banyak yang ketagihan dan mengatakan bahwa kue yang dibuat Sarah enak.

Hanya bermodal Rp 1.000.000 yang digunakan untuk membeli bahan kue (tepung, cokelat dll), serta mangkuk cokelat, Sarah bisa membuat kue sebanyak 60 buah. Ketika dititipkan pada teman yang mengikuti bazaar, kue Chandra Ekajaya pun ludes terjual. Tanpa pikir panjang, ibu dua anak ini pun memutuskan untuk menggeluti usaha kue sampai sekarang. Semula Chandra Ekajaya hanya membuat kue dari tahun 2002 sampai 2010. Lalu saat ini, ia menambah varian berupa Glitter Pops yang sebelumnya sudah berkembang di beberapa negara bagian Amerika namun belum terkenal di Indonesia.

Dok.Chandra Ekajaya

Glitter Pos sendiri merupakan kue berukuran mungil yang menyerupai permen lollipop dengan penampilan menarik yang disukai oleh anak-anak. Kue ini biasanya berbentuk karakter lucu seperti binatang, bunga, tokoh kartun, boneka, dan sebagainya. Chandra Ekajaya pun sangat yakin bahwa prospek usaha camilan akan tetap bagus, karena selalu berkembang mengikuti selera pasar. Meski demikian, guna menghadapi persaingan, Chandra Ekajaya terus mengeluarkan model atau bentuk baru sesuai tren, baik itu ide sendiri maupun pesanan orang lain. Bahkan ke depan, Chandra Ekajaya berencana mengeluarkan healthy cake untuk anak-anak.

Selain membuat Kue dan Glitter Pops, Chandra Ekajaya juga menawarkan variasi produk seperti Cokelat dan Kue untuk kalangan dewasa. Di antara produk tersebut, yang paling diminati oleh anak-anak adalah Glitter Pops dengan karakter tokoh kartun, seperti Hello Kitty, Monster Inc dan Minion.

Chandra Ekajaya Jajal Jasa Bordir

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya saat ini sedang tertarik dengan salah satu usaha yang menurutnya akan menghasilkan keuntungan yang besar. Sektor usaha yang dimaksudkan olehnya adalah bisnis sablon pakaian dan jasa bordir. Sudah 10 hingga 20 tahunan lebih masyarakat Indonesia jarang mendengar mengenai model pakaian bordir. Bagaimanakah perkembangannya saat ini?

Dunia fashion saat ini memang sedang gandrung dengan model pakaian berbordir. Maka dari itu Great Border milik Chandra Ekajaya yang berasal dari Malang, Jawa Timur ini pun memaksimalkan kesempatan yang hadir ini. Tiga hari yang lalu ia mengadakan soft launching sekaligus soft opening. Menurut pengakuannya ini dilakukannya mendapatkan start lebih awal.

Dok.Chandra Ekajaya

Meskipun baru tiga hari beroperasi semenjak pembukaan, usaha bordir miliknya ini sudah menerima dua pesanan dalam skal yang sangat besar. Demi mendapatkan kepercayaan pelanggan, maka Great Bordir pun menerimanya karena tak kuasa untuk menolak. Beberapa alat untuk memenuhi kelengkapan serta kinerja pun didatangkan dari kota Jakarta. Beberapa pegawai dengan kemampuan yang sangat terampil pun sudah siap bekerja sejak hari pertama pembukaan.

Jenis atau model pakaian bordir yang diproduksi sebagian besar sudah dipersiapkan oleh Great Model, tetapi jika para pelanggan mempunyai model tersendiri maka para pegawai pun siap untuk mengerjakannya. Mengenai harga atau pun biaya yang harus dikeluarkan konsumen sangat tergantung dengan desain, model, dan jenis pakaian yang diinginkan.

Prioritas usaha pakaian sablon dan bordir ini adalah kualitas produk serta pelayanan. Pelanggan tidak perlu khawatir akan mendapatkan pengalaman pelayanan yang tidak mengenakkan, sebab semua pegawai di sini sangat mengutamakan servis kepada konsumen. Tetapi tentu saja, di Great Bordir ini harga pakaian bordir akan lebih murah jika konsumen membelinya dalam jumlah besar.

Chandra Ekajaya Targetkan Buka Usaha Produsen Kakao Terbesar

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya merupakan salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Kali ini kerjaaan bisnis terbarunya yang bergerak di bidang kakao menargetkan menjadi produsen kakao terbesar kedua dunia. Produksi kakao akan ditingkatkan menjadi 1,5 juta ton per tahun. Hal ini diputuskan dalam rapat jajaran pemegang saham PT Chandra Ekajaya Group yang menaungi berbagai macam bisnis yang di jalankan Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya mengatakan potensi kakao di Indonesia khususnya wilayah Sulawesi sebagai penghasil kakao terbesar dengan nilai sebesar 70% dari hasil skala nasional perlu untuk ditingkatkan kedepanya. Peningkatan ini dilakukan dengan melakukan beberapa peremajaan terhadap perkebunan rakyat dan milik pengusaha yang sudah ada.

Dok.Chandra Ekajaya

“Saat ini negara Indonesia masuk dalanm 5 besar penghasil kakao terbesar di dunia. Namun mana bisa  masuk 5 besar dengan jumlah produksi 1,5 juta ton kakao. Apalagi sekarang kurang dari 800 ribu ton, padahal lahan yang ada lebih dari cukup, ” ujar Chandra Ekajaya.

Menurut perhitungan dari Chandra Ekajaya, biaya peremajaan perkebunan kakoa khususnya di wilayah Sulawesi akan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR). Pemberian KUR ini diharapkan akan mendorong produktifitas.Hal ini untuk meenggairahkan semangat para petani untuk menggarap lahan mereka.

“Saat ini  banyak penggunaan KUR lebih banyak di fokuskan di sektor perdagangan, kali ini akan lebih didorong ke produktivitas di samping itu diatur juga bagaimana peranan industri,” ujar Chandra Ekajaya.

Terlebih penggunaan dan pemberian KUR akan meringankan biaya para petani untuk pembelian bibit dan untuk operasional perawatan tanaman kakao. Rencana ini nantinya akan menggandeng beberapa pihak swasta dan pemerintah untuk semakin mempercepat tujuan tersebut tercapai.

“semua element harus ikut bersinergi agar tujuan yang akan di capai cepat terwujud, ini adalah bentuk nyata bahwa kami pengusaha juga ingin memajukan bangsa Indonesia bersama pemerintah” ujar Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya Oil Salurkan Bantuan Korban Longsor

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Oil Kembali menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada korban bencana alam di desa Angin ribut. Bantuan diserahkan langsung kepada penanggung jawab pengungsian dan diterima di Posko Tanggap Darurat Bencana di Kantor Camat Angin Ribut.

Bantuan yang diberikan oleh Chandra Ekajaya Oil merupakan wujud nyata perusahaan dalam ikut membantu korban bencanan yang terjadi di Desa Angin Ribut. Dana yang disalurkan oleh Chandra Ekajaya Oil dengan total nilai uang cash Rp 50 juta dan juga beberapa bantuan lain seperti makanan, pakaian dan juga fasilitas MCK.

Chandra Ekajaya selaku pemilik Chandra Ekajaya Oil sebelumnya juga sempat memberikan bantuan untuk korban bencana berupa pakaian layak pakai sebanyak tujuh dus mie instant. puluhan dus air mineral dan sembako.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Oil memeberikan bantuan terhadap masyarakat Desa Angin Ribut yang terkena musibah Longsor. Bantuan yang diserahkannya langsung kepada kepala penanggung jawab pengungsian itu diharapkan mampu sedikit meringankan beban masyarakat yang terkena musibah.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat memberi manfaat kepada seluruh masyarakat terutama yang terkena musibah bencana alam. Kami berharap saudara-saudara yang terkena bencana dapat segera bangkit kembali,” ujar Chandra Ekajaya.

Kejadian Longsor di desa Angir Ribut terjadi pada hari senin kemarin. Kejadian ini diakibatkan karena curah hujan yang tinggi di daerah tersebut juga dikarenakan kondisi kontur tanah yang berbukit dan juga labil. Akibat bencana tersebut setidaknya ada 50 rumah yang tertimbun longsor dan menyebabkan 5 orang tewas akibat longsor tersebut.

Sampai sekarang warga di ungsikan untuk menghindari kejadian susulan karena masih terjadi pergerakan tanah di kawasan tersebut, serta masih di lakukan terus pencarian korban yang tertimbun. Bantuan masih terus berdatangan mulai dari swasta dan juga pemerintah tak terkecuali dari Chandra Ekajaya Oil.

Chandra Ekajaya Hantaran Uang Kertas

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Bulan depan ini Chandra Ekajaya akan melangsungkan acara lamaran dengan calon istrinya. Saat ini ia sedang mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan semua acara prosesi pra dan pasca pernikahan. Ada banyak hal yang harus disiapkan, salah satunya hantaran. Hantaran pengantin adalah pemberian barang yang merupakan bentuk suatu penghormatan dari pihak pengantin pria kepada pihak pengantin wanita, yang juga merupakan ungkapan cinta dan rasa tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan calon istri yang akan dinikahi.

Hantaran pengantin sering disebut dengan seserahan atau peningset. Adapun isi dan bentuknya tergantung dari adat istiadat, kemampuan pihak pengantin pria dan permintaan pengantin wanita. Pada saat ini seiring dengan kemajuan jaman dan teknologi, hantaran pengantin telah mengalami transformasi tampilan maupun isi, dari yang tadinya hanya sebatas barang bawaan yang dikemas seadanya, menjadi barang yang disajikan lebih menarik tanpa mengurangi makna yang melandasi pemberian hantaran tersebut.

Dok.Chandra Ekajaya

Semakin kreatif orang yang menatanya maka akan menggambarkan kebahagiaan pengantin pria sehingga pengantin wanitapun akan bahagia pula dalam menerima pinangan untuk menjalin menjadi keluarga yang didambakan. Ada banyak bentuk hantaran, hantaran yang dipilih oleh Chandra Ekajaya adalah hantaran uang kertas. Dari segi bahan yang digunakan untuk menyusun hantaran bentuk ini ialah uang kertas sebagai bahan bakunya.

Alasan Chandra Ekajaya memilih hantaran uang kertas ialah karena proses pembuatannya yang gampang tidak ribet dan bahan bakunya berlimpah. Dengan hantaran uang kertas ini juga bentuk kreasi hantaran Chandra Ekajaya juga bisa mempunyai bentuk sesuai keinginannya. Kali ini Chandra Ekajaya mempunyai bentuk sebuah gambar sepasang burung yang sedang terbang. Untuk harga sendiri tergolong murah karena menyesuaikan bentuk dan jumlah uang kertas yang digunakan.

Chandra Ekajaya SKK

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya memiliki skandal di skk, dia menjadi kepala preman di sunan kuning kahuripan. Sunan kuning kahuripan merupakan tempat perjudian yang bebas. Disini semua orang bebas bermain judi. Chandra ekajaya merupakan seorang preman yang sangat dihormati oleh kawan – kawan yang lainya. Dia menjadi seorang preman dengan watak mengayomi. Namun beberapa waktu ini dia terlibat skandal yang mengharuskan dia dikirim ke jeruji besi.

Kawanya, broto memfitnah dia sebagai pembunuh sodaranya. Broto merupakan kawan yang sekaligus menjadi pesaingnya saat dia mendapatkan lahan parkir di daerah sunan kuning kahuripan. Broto sebenarnya sangat takut kepada Chandra Ekajaya, namun inilah saatnya untuk meNyingkirkan Chandra ekajaya dari sunan kuning kahuripan.

Dok.Chandra Ekajaya

Broto memfitnah bahwa yang membunuh adiknya adalah Chandra ekajya selaku penguasa sunan kuning kahuripan. Ini menjadi sebuah maslah yang sangat besar. Chandra ekajaya menjadi sangat murka dengan kejadian ini. Namun bagaimana Chandra ekajaya akan memmbalasnya? Chandra ekajaya memikirkan hal tersebut yang bahkan sungguh sangat susah dilakukan di dalam penjara. Jalan satu- satunya adalah menyuruh kawan lain untuk membalasnya. Ya Chandra ekajaya menginginkan broto di jeruji besi juga.

Skandal SKK adalah sesuatu yang tidak perlu, tentu ini sangat disayangkan bagi seorang Chandra ekajaya karena skandal tersebut telah mencoreng namanya dari preman yang elegan, preman yang bisa mengatur semuany tanpa dia melakukan kekerasan.  Baginya preman yang baik adalah yang mengandalkan 50% otak dan 50% kekuatan. Artinya seorang preman tidak hanya mengandalkan otaknya saja. Namun dia juga mengandalkan yang lainya seperti kekuatanya.

Sungguh sangat memalukan kini, bagaimana bisa nama Chandra ekajaya bisa sampai di telinga para polisi karena membunuh sodaranya broto. Skandal SKKsungguh sangat begitu memalukan. Tentunya saat Chandra ekajaya berada di penjara dia bingung mau melakukan apa,apalagi saat lahan parkiran dan daerah kekuasaan SKKitu diambil alih oleh broto.

Menteri Chandra Ekajaya Bahas Non Aktif

Dok.Chandra Ekajaya

 

Dok.Chandra Ekajaya

Menteri Chandra Ekajaya dalam dua bulan terakhir ini menegur beberapa kepala daerah. Ia sangat geram karena para kepala daerah belum memahami secara menyeluruh mengenai pelaksanaan organisasi perangkat daerah atau OPD yang baru. Hal ini bisa dilihat dengan adanya kasus beberapa kepala daerah yang melakukan mutasi pejabat dinas yang tidak prosedural.

Beberapa kepala daerah sudah mendapatkan teguran. Nantinya bila kepala daerah ini tidak mengindahkan tegurannya maka yang bersangkutan dapat diberi sanksi secara administrasi maupun sanksi dengan tingkatan yang berat. Misalnya saja pemberhentian sebagai kepala daerah. Menurut permendagri hal ini sudah sesuai dan merupakan aturan yang baru.

Menteri Chandra Ekajaya sudah memberikan teguran kepada empat kepala daerah karena telah melakukan mutasi secara tidak prosedural. Sebab nantinya hal ini akan berpengaruh terhadap pengangkatan pejabat struktural. Selain itu dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tetang Administrasi Kependudukan pada pasal 83 ayat 1 dijelaskan bahwa pejabat struktural yang menangani administrasi kependudukan di tingkat provinsi diangkat atau diberhentikan oleh menteri dalam negeri atas usul gubernur.

Dok.Chandra Ekajaya

Kemudian pada pasal yang sama di ayat 2 dijelaskan bahwa pejabat struktural yang menangani administrasi kependudukan diangkat dan diberhentikan oleh menteri atas usul bupati wali kota melalui persetujuan gubernur. Sedangkan dalam kasus teguran tersebut keempat kepala daerah tersebut tidak melaksanakan amanah undang-undang yang dimaksud.

Maka dari itu menteri Chandra Ekajaya memberikan terguran kepada kepala daerah tersebut. Semestinya sebelum mereka melantik pejabat yang baru, mereka harus mengusulkan dulu ke gubernur supaya nantinya dapat diteruskan kepada menteri dalam negeri. Karena nantinya yang akan rugi adalah masyarakat. Bila birokrasi terganggu, maka pelayanan terhadap masyaraka juga akan mengalami gangguan.

Yohanes Chandra Ekajaya Dari Kolektor Merambah ke Bisnis Fashion dan Kuliner

Yohanes Chandra Ekajaya Dari Kolektor Merambah ke Bisnis Fashion dan Kuliner unik

Siapa bilang sebuah bisnis itu harus seajalan dengan hobi? Yohanes Chandra Ekajaya yang merupakan seorang kolektor benda pusaka ternyata bisa membantah hal itu. Pria kelahiran Malang Jawa Timur 30 tahun lalu ini ternyata bisa menjalankan hobinya sebagai kolektor benda-benda klenik dengan usahanya di bidang fashion dan kuliner. Hobinya yang menuntut ia harus berkeliling kota bahkan negara untuk memburu benda-benda klenik ternyata memberika inspirasi kepadanya untuk membuka peluang usaha di bidang fashion dan kuliner.

Q pizza yang merupakan kuliner yang ia adopsi dari italia tersebut ternyata sukses menghantarkan karirnya sebagai seorang pengusaha dan kolektor. Pengusaha sukses ini memadukan antara kuliner dan benda pusaka. Hal tersebut jarang dilakukan oleh pengusaha lain selain pria yang mempunyai julukan Ki Sambarlangit ini. Tempat usaha kulinernya yang bertema makanan western ini ternyata dijadikan sebagai tempat galeri untuk memajang benda-benda pusaka koleksinya.

Selain bisa menikmati kuliner western para pengunjung yang rata-rata anak muda ini sekaligus disuguhi dengan aura mistis yang ditimbulkan dari benda-benda pusaka yang ia miliki. Sebagai penunjang usaha dan hobi koleksinya ini menu-menu yang disediakan juga sedikit mengolaborasikan antara buadaya western dan Asia mistik. Beberapa menu andalannya ialah Q Pizza Ngalong yang merupakan pizza dengan tpoing daging codot atau kalong yang berfungsi untuk menyembuhkan asma.

Yohanes Chandra Ekajaya Dari Kolektor Merambah ke Bisnis Fashion dan Kuliner khas

Dari usahanya itu Yohanes Chandra Ekajaya sekarang sudah mempunyai beberapa cabang Q pizza di berbagai derah di Indonesia dan sekarang sudah mulai merintis di Italia. Di negara pizza ini ternyata Yohanes Chandra Ekajaya menemukan banyak inspirasi selain inspirasi kuliner yang ia jalankan saat ini. Banyak hal yang  membuka matanya di negeri yang dijuluki sebagaio kiblat kuliner negara di Eropa ini.

Selain membuka usaha kuliner Q Pizza ternyata Yohanes Chandra Ekajaya juga mebuka sebuah usaha fashion. Bidang yang satu ini juga sangat bertolak belakang dengan hobinya yang mengkoleksi barang-barang bertuah. Akan tetapi justru itu yang mendasari seorang pria yang sering di panggil Ki Sambarlangit ini. dari pengalamannya berkeliling kota dan negeri membuatnya bertemu dengan banyak pakaian khas untuk ritual-ritual adat yang berhubungan dengan penggunaan atau pemanggilan khodam penunggu benda-benda pusaka.

You and Me fashion desain and boutique, merupakan sebuah usaha lain yang didirikan oleh Yohanes Chandra Ekajaya dalam dunia fashion desain. Lama tinggal di italia membuatnya sadar bahwa fashion khas suatu daerah memang bisa diusung dan dibungkus dengan cara modern sebagai desain yang bagus. Oleh karena itu ia mulai merintis bisnis bidang fashion ini pelan-pelan dengan tema baju ritual daerah yan diusung secara modern agar menjadi hal yang baru. Saat ini management pengelolaan You and Me ini dipegang oleh istrinya yang juga merupakan seorang ahli management pemasaran.

Yohanes Chandra Ekajaya Gunanya Motorsport Buat Apa? Gaya?

Siapa yang tidak suka apabila mengendarai motorsport, terutama kaum adam yang notabennya selalu ingin terlihat keren terutama saat berada di jalanan. Speedmania atau speedlover penunggang motor sport modern kadang lucu. Coba perhatikan di jalan, mereka pakai spion, tapi model lipat mirip kuping anjing doberman. Nah, masalanya spion itu memang bias dilipat, tapi saat mereka riding, posisinya tetap aja dilipat. Jadi, fungsinya buat apa bro? Gaya doang kah?

Yohanes Chandra Ekajaya Gunanya Motorsport Yamaha

Ayo ngobrol dengan bro Dendy Cipta S, pria penunggang Suzuki z1000 ini kedapatan sedang melipat spionnya saat riding. “Iya bro, terpaksa dilipat soalnya spion ini sangat lebar. Sedikit sulit di kala kita nyelip di kemacetan, yang lain muat tapi karena spion ini rada,lebar jadinya ketahan deh.”

Ini jelas jadi masalah. Pasalnya fungsi spion ya apalagi kalau bukan melihat situasi dan kondisi di belakang kita saat riding. “Dengan kebiasaan melipat spion ini, menunjukan bahwa si pengendara tidak mengindahkan keselamatan dirinya dan juga pengendara lain,” jelas Yohanes Chandra Ekajaya yang selalu konsen sebagai pengamat Safety Riding di kota-kota besar di negara ini.

Yohanes Chandra Ekajaya Gunanya Motorsport Suzuki

Yohanes Chandra Ekajaya yang aktif juga di Safety Riding Club ini menambahkan, “Saat riding kita melipat, spion, itu sangat membahayakan. Kenapa? Karena . kita tidak bisa memantau situasi belakang apabila ada kendaraan datang dengan cepat atau pada saat kita ingin berbelok. Boleh dilipat, apabila sedang parkir. Karena parkiran biasanya dipaksakan, sehingga besar kemungkinan spion rada mengganggu dan juga mencegah biar tidak patah.”

Banyak hal sebenarnya yang menjadi alasan para rider penggemar motorsport ini, salah satu alasan mereka ialah ingin seperti tokoh Boy di film Anak Jalanan yang selalu mengendarai motorsport kemana-mana dan selalu menang ketika berkelahi ini. Mereka menganggap bahwa ketika spion motor ditekuk maka kesan sporty pada sebuah motor sport tidak nampak, karena itu mereka memilih untuk menutupnya.

“Ya, kalau mau tampil gagah dan selalu menang ketika berkelahi jadi artis aja bro…” kata Yohanes Chandra Ekajaya ketika ia ditanya perihal bagaimana kesan anak jaman sekarang ketika mengendarai motorsport yang sedang ngetrend di jalanan negeri ini. “Pada dasarnya para konsumen yang membeli motorsport ini tidak paham, bahwa motorsport itu pada dasarnya tataplah motor, sebesar apapun CC nya tetap saja motor yang harus berhati-hati dalam menggunakannya,” tambah Yohanes Chandra Ekajaya lagi.