Chandra Ekajaya Bisnis Cuci Mobil Untungnya Ngeri

Dok.Chandra Ekajaya

Mobil kotor merupakan salah satu hal yang menyebalkan bagi pemilik kendaraan baik mobil atau sepeda motor. Jika kendaraan kotor secara tidak langsung jika dilihat pun jadi tidak sedap dan yang mengendarai juga tidak percaya diri. Bahkan bisa dikatakan kendaraan juga membutuhkan perawatan seperti manusia agar awet dan nyaman digunakan. Menyadari hal tersebut Chandra Ekajaya, pria kelahiran Malang Jawa Timur ini mendirikan salon kendaraan di daerah Malang Jawa Timur.

Bisnis yang sudah digelutinya semenjak tahun 2006 ini merupakan bisnis yang bida dibilang bisnis menjanjikan dari segi keuntungan. Semakin bertambahnya kendaraan juga menjadi salah satu faktor pesatnya dan ramai dikunjunginya salon kendaraan milik Chandra Ekajaya. Omzetnya saat ini bisa dibilang sangat fantastis, dalam satu bulan saja dirinya bisa mendapatkan keuntungan hingga mencapain ratusan juta rupiah. Awalnya dirinya hanya memiliki satu gerai salon mobil yang terletak di Malang, namun sekarang dirinya sudah memiliki lebih kurang berkisar 50 – 100 gerain salon mobil yangt tersebar di seluruh Indonesia dengan brand “Wash Wash Car”.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya pernah mengalami jatuh bangun dalam berbisnis. Sejak dahulu dirinya mencoba terjun ke dunia bisnis, mulai dari menjadi salesman, usaha baju, broker mobil namun bisnisnya ini gagal ditengah jalan. Dai situlah akhirnya mengandalkan uang pas-pasan sebagai modal bisnis dirinya mendirikan salon mobil sebagai salah satu bisnis yang dirinya andalkan.

Pria kelahiran Malang Jawa Timur ini tidak hanya mengandalkan salon cuci mobil saja, Chandra Ekajaya juga memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen dan pelanggan yang mencuci kendaraanya di tempatnya. Salon mobil miliknya memberikan berbagai fasilitas tambahan sebagai salah satu pelayanan agar konsumen nyaman saat menunggu kendaraanya yang sedang dicuci. Penambahan fasilitas ini selain sebagai salah satu strategi mernarik konsumen untuk datang, dirinya juga ingin memanjakan pelanggan dan konsumen, karena menurut dirinya konsumen adalah raja dan harus mendapatkan service dan pelayanan terbaik.

Bisnis milik pengusaha Chandra Ekajaya yang sudah tersebar hingga berbagai kota di Indonesia menjadikan salah satu pelajaran berharga dalam menjalankan bisnis. Walaupun pernah jatuh dan gagal berkali-kali namun dirinya sebagai pengusaha tetap bangkit lagi dan akhirnya mendapatkan kesuksesan yang di impikan.

Chandra Ekajaya Bantu Pemuda Jadi Pengusaha

Chandra Ekajaya Bantu Pengusaha

Pengusaha Chandra Ekajaya telah memulai konsep pembangunan kewirausahaan pemuda. Konsep ini sendiri mempunyai bentuk dimana anak-anak muda dibimbing untuk menggali ide-ide serta kreativitas yang ia miliki untuk membangun sebuah usaha. Setelah mendapatkan produk dan konsep yang matang, mereka akan dibimbing untuk mengelola administrasi dan keuangan usaha yang akan mereka dirikan. Setelah itu, baru mereka akan berusaha sendiri untuk menjalankan bisnisnya. Tentu saja pendidikan, pelatihan, dan monitoring yang berkelanjutan merupakan hal-hal yang terus-menerus dilakukan dan diupayakan. Saat ini memang belum ada lulusan yang menjadi seorang wirausahawan ataupun pengusaha. Karena konsep pembangunan ini baru dimulai pada tahun 2016, sedangkan untuk kurikulum pendidikannya sendiri mencapai 4 tahun. Tujuan sebenarnya dari pembentukan kampung wirausaha ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Tetapi tidak hanya itu saja. Chandra Ekajaya akan membangun kampung wirausaha dengan konsep desentralistik. Nantinyaiharapkan lebih banyak anak muda yang menjadi pengusaha di daerahnya. Sehingga, tentu akan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat sekitar.

Chandra Ekajaya Bantu Pemuda Jadi Pengusaha

Pengusaha Chandra Ekajaya sudah berbincang-bincang dengan beberapa pejabat dan birokrat untuk pembangunan kampung wirausaha. Ia minta tolong untuk mencari 10 anak muda yang berpotensi untuk menjadi mentor di setiap daerahnya. Nantinya mereka akan dilatih dan dididik untuk menjadi satu komunitas di daerahnya. Sehingga komunitas ini dapat menyebarkan kembali ilmu yang sudah diberikan kepada anggota lainnya Jadi komunitas ini akan terus berkembang. Harapan dan visi tentu saja harus disamakan terlebih dahulu, yakni untuk membentuk masyarakat yang mandiri supaya lebih siap dalam menyongsong era globalisasi. Nantinya dalam komunitas ataupun kampung wirausaha ini masyarakat, khususnya pemuda dapat berkumpul, belajar, dan berdiskusi mengenai kegiatan ekonomi. Baik dalam skala internasional, nasional, regional, maupun kampung atau desa. Kini Chandra Ekajaya sedang memikirkan tentang perencanaan kampung wirausaha terpadu. Sehingga nantinya seluruh kampung wirausaha ini dapat terhubung satu sama lain, dan dapat saling membantu serta memenuhi kebutuhan. Baik melalui sistem barter ataupun perdagangan. Kemudian bisa mendukung perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

 

Chandra Ekajaya Himbau Bisnis Daring

Chandra Ekajaya Himbau Bisnis Daring

Pengusaha Chandra Ekajaya beberapa bulan terakhir ini menghimbau para pengguna internet. Para konsumen dan pelaku bisnis online diimbau untuk berhati-hati dan waspada agar tidak menjadi korban kejahatan dunia maya. Salah satunya adalah dengan berhati-hati dalam membagikan informasi melalui dunia maya, khususnya media sosial. Hal ini senada dengan yang diucapkan oleh Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, Firman Turmantara, di Bandung, Senin (3/4/2017). Pasalnya, menurut dia, kejahatan virtual saat ini bukan hanya menyerang institusi besar, tapi juga mulai mengarah pada perserorangan. Menurut kedua tokoh tersebut, saat ini tidak sedikit kejahatan siber yang terjadi karena kelalaian korban. Pengusaha ini mengakui bahwa sebagian besar kasus pembobolan data memang ditujukan pada institusi besar, khususnya yang menyangkut transaksi keuangan. Ada juga yang bermodus persaingan bisnis untuk menurunkan reputasi sebuah perusahaan besar. Tetapi bila melihat kondisi kekinian, bukan tidak mungkin pelaku bisnis online skala kecil dan perseorangan juga menjadi korban. Penyebabnya tidak selalu niat jahat orang, tapi karena kelalaian dan kesempatan.

Chandra Ekajaya Bisnis Daring

Beberapa kelalaian yang kerap dilakukan pelaku bisnis daring, khususnya yang masih menggunakan rumah pribadi sebagai tempat bekerja adalah memublikasikan alamat rumah. Selain itu nomor telepon, nomor rekening, dan informasi pribadi lainnya juga turut dipublikasi. Bahkan tidak jarang ketika promosi juga tanpa sengaja mempublikasikan nomor telepon milik konsumen atau data pribadi konsumen lainnya. Kalau tidak hati-hati hal seperti ini bisa disalahgunakan orang jahat. Pengusaha Chandra Ekajaya menjelaskan bahwa potensi penyalahgunaan data juga pernah menimpa konsumen transportasi online, asuransi, dan bahkan kartu kredit. Salah satunya adalah penyalahgunaan nomor telefon konsumen oleh orang yang tidak bertanggung jawab atau oleh telemarketing produk asuransi lainnya. Maka dari itu Chandra Ekajaya menghimbau kepada pelaku bisnis daring supaya lebih berhati-hati. Jangan pernah membagikan password kepada orang lain, termasuk password email sekalipun. Apalagi kalau yang dibagikan adalah data akun, password dan informasi lain yang menyangkut bisnis yang dijalani. Intinya pengusaha daring harus berhati-hati.

Internet Untuk Bisnis

Internet Untuk Bisnis - Internet Untuk Bisnis

Internet saat ini merupakan kebutuhan yang mutlak. Kehidupan harian masyarakat saat ini tidak bisa dipisahkan dengan internet. Sumut Akbar Himawan Buchari, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mengajak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya untuk memberdayakan internet dalam menumbuhkan, mengembangkan dan mengelola usahanya. Apalagi melihat gejala saat ini, terutama di kalangan anak-anak muda, mereka ini sudah sangat familiar dengan internet. Maka dengan memberdayakan internet, anak-anak muda setelah menyelesaikan pendidikannya, tidak perlu bingung untuk mendapatkan pekerjaan, apalagi berburu menjadi pegawai. Banyak pengusaha yang memberikan pencerahan dan sosialisasi tentang bisnis online ke masyarakat. Bahkan sekarang, bisnis-bisnis yang masih menganut sistem konvensional sudah mulai mengembangkan bisnis online. Jadi mereka memadukan bisnis offline dengan online, dan perkembangan teknologi telah membuka kesempatan kepada jutaan orang muda untuk terjun ke bisnis online, ujar Akbar. Hendra Arbie selaku pengusaha mengatakan bahwa dari tahun 2010 hingga 2017, pengguna internet mobile meningkat pesat.

Internet Bisnis

Pengusaha yang tertarik dalam pemberdayaan masyarakat menuju bisnis online adalah pengusaha Chandra Ekajaya. Sebagai murid literasi dari Bob Sadino, pengusaha nyentrik ini mempunyai strategi dan taktik yang berbeda dalam mengajak masyarakat untuk menjajal ataupun mentransformasikan bisnis konvensionalnya ke bisnis online. Pengusaha ini mengatakan ada banyak jenis usaha yang bisa dilakukan dalam dunia online. Misalnya saja yang paling gampang ialah berjualan menggunakan media sosial, yakni facebook dan instagram. Banyak sekali anak-anak muda yang memanfaatkan media sosial sebagai ajang jual dan beli. Pengusaha Chandra Ekajaya mengamati perdagangan yang terjadi secara online. Ia kemudian membuat beberapa analisis sehingga nantinya para pengusaha kecil dan menengah dapat menggunakan hasil analisisnya sebagai pijakan ketika masuk ke dalam bisnis tersebut. Modal yang dibutuhkan pun juga tidak terlalu tinggi. Meskipun berjalan dengan pelan, tetapi pengusaha yang berasal dari Malang, Jawa Timur ini yakin bahwa model dan gaya bisnis masyarakat Indonesia akan berubah menuju ke arah yang lebih baik. Sehingga masyarakat akan lebih sejahtera.

 

Chandra Ekajaya Fokus Musik Streaming

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya selain sebagai pemilik dari sebuah label musik, ia juga menjadi seorang musisi yang menelusuri belantika musik dunia maya. Karena, sejalan dengan perkembangan dunia digital, maka gerak laju musik pun mengalami perbedaan yang signifikan. Ia mengamati bahwa di internet, musik adalah hal yang paling dicari oleh para netizen.

Google, salah satu raksasa dunia maya pernah mengatakan bahwa negara Indonesia adalah negara yang penduduknya menempati posisi pertama dalam pencarian konten atau hal apapun yang terkait dengan musik. Menurut data statistik, sekitar 9,2 persen dari total pencarian di Indonesia selalu mencari segala hal yang berhubungan dengan musik ujar Chandra Ekajaya.

Dok.Chandra Ekajaya

Bila dibandingkan dengan negara lain, misalnya saja India hanya mencapai porsentase 9 persen, kemudian disusul Brasil senilai 6,2 persen. Sedangkan Amerika Serikat saja hanya mencapai 4,9 persen. Menurut rangkuman google, di negara Indonesia ini konten musik yang dicari oleh penduduknya meliputi info konser, kord lagu, lirik lagu, streaming musik, info band, dan sebagainya tandas Chandra Ekajaya.

Pada awalnya para netizen memang kesulitan saat mencari informasi yang terkait dengan musik di mesin pencari Google, tetapi setelah beberapa mesin ini membuat penduduk dunia kaget dan tercengang karena melaunching dua fitur terbarunya, yaitu panel pengetahuan dan fitur informasi secara real time dari para musisi idolanya.

Pada fitur panel pengetahuan atau sering disebut sebagai knowlgedge panel, Google menampilkan berbagai macam informasi yang menjadi pencarian terbanyak para netizen. Kemudian pada fitur kedua, yaitu fitur informasi, para musisi bisa mempublish informasi-informasi,misalnya diskografi atau berbagai macam karya produksi yang telah mereka ciptakan. Hasilnya pun bisa sangat beragam, mulai dari teks, gambar, video, dan suara ujar Chandra Ekajaya.