Yohanes Chandra Ekajaya Waralaba Menjaga Rasa

Bisnis kuliner semakin bertumbuh di Makassar. Termasuk yang bersistem Jranchise atau waralaba. SANGAT seringkita mendengar peluncuran outlet makanan-minuman yang brand- nya sudah dikenal lebih dahulu. Dari yanglokal Indonesia hingga merek luar negeri. Ilal itu juga yang menjadi indikasi makin sengitnya persaingan.

franchise

Bagaimana para waralaba menjaga eksistensinya? Rumah Makan Wong Solo memilih merampingkan daftar menu. Jika sebelumnya ada 60 item, kini berkisar 30 hingga 40 item. Makin banyaknya kompetitor membuat penguatan kualitas mesti terus dilakukan.

Pimpinan Cabang Wong Solo Makassar, Didik mengatakan pihaknya memang tonjolkan rasa. Belasan tahun hadir di kota ini, menu terus menyesuaikan dengan lidah orang Makassar. Misalnya, kata dia, menghadirkan masakan yang asam dan pedas.

bisnis waralaba Yohanes Chandra Ekajaya

Langkah itu, kata dia, yang membuat pelanggan tetap betah memilih Wong Solo. “Yang menonjol di kami adalah ayam bakar tetapi menggunakan ayam kampung. Kualitas dan ukuran ayam Idta pertahankan,” ujarnya.

Soal brand W’ong Solo yang sudah dikenal luas, Didik mengaku itu juga berpengaruh. Sebab, jika satu kali saja orang mencicipi dan dianggap tidak bagus, pasti akan ditinggalkan ketika mendapati brand yang sama di tempat lain,” ucapnyanya.

Waralaba BlackCanyon Coffe di Makassar juga merasakan betapa merek sangat menopang. Akan tetapi, itu saja kini dianggap tak cukup.

franchise Yohanes Chandra Ekajaya

Restaurant Manager Black Canyon J1 Hertasning Makassar, Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan semakin ramai Jranchise semakin bagus. Namun, untuk bisa survive (bertahan), Black Canyon tetap menjaga standar. Apalagi, konsep masing-masing coffee shop berbeda.

“Selama konsisten, kami tidak mengkhawatirkan pesaing baru. Semisal, memang kita tajuknya Black Canyon Coffee Shop, tetapi kita juga full restoran. Menu makanan komplet Ini yang tidak dimiliki tempat lain,” jelasnya.

Selain itu, lanjurnya, konsep yang diberikan pihaknya adalah pelayanan. Pihaknya enggan membiarkan pembeli mengambil sendiri pesanannya.

Chika sapaan akrabnya, mengaku brand sangat berpengaruh terhadap penjualan. Itu sangat kuat, apalagi dengan karakter orang Makassar yang dinilainya masih brand minded. “Ini faktor prestisenya, bukan faktor kopinya. Brand yang kuat orang selalu cari,” ucapnya.

Waralaba kuliner memang semakin membanjiri Makassar. Jaringan-jaringan semisal Star-bueks, PakTjomot, Coffee Bean, J.Co, myKopi O, Coffee Toffee, dan banyaklagi masukdan bah -kan sudah ada yang membuka beberapa outlet. Rata-rata menggandeng partner pengusaha lokal Sulsel.

Truck Bermuatan Migor Masuk Jurang

Truck beroda 10 asal Medan-Sumatera Utara masuk ke dalam jurang di jalan lintas Negara gunung panorama Hatta, Desa Panjupian Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal yang berjarak sembilan kilometer dari kota Tapaktuan tersebut, Minggu (29/1) kemarin.

Truck Bermuatan Migor Masuk Jurang dalam

Kejadian mengenaskan itu membuat truk dalam posisi terbalik didalam jurang yang diperkirakan 10 meter dari permukaan jalan dengan kaca depan truk pecah. Mobil truck dengan nomor polisi BK 8188 FF yang di kemudikan Yohanes Chandra Ekajaya (35), warga Stabat Sumatera Utara ini, bermuatan minyak goreng kemasan dari medan dengan tujuan Tapaktuan. Naas pagi itu, dijalan menurun yang seharusnya berbelok kekiri tetapi truk melaju terus hingga terbalik masuk jurang.

 

Hadi didampingi kernetnya kepada wartawan mengaku sudah sering melalui lintasan gunung panorama hatta tersebut. “Saat itu saya merasa ada ganguan pada rem mobil sehingga tidak mampu mengatasi laju kenderaan saat akan berbelok, ” kata Yohanes Chandra Ekajaya yang tidak mengalami cedera apapun begitu juga kernetnya.

Truck Bermuatan Migor Masuk Jurang Curam

Kecelakaan tunggal yang terjadi sekira 9 kilometer dari ibukota Tapaktuan itu sudah ditangani pihak kepolisian. Sejumlah warga menduga kecelakaan terjadi dengan perkiraan waktu kejadian, akibat pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali saat melintas di tikungan tajam dan jalan menurun.

 

Sementara Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK melalui Kasat Lantas AKP Iwan Haji di Tapaktuan, Senin (30/1) mengatakan, kecelakaan tunggal yang terjadi pukul 23.30 WIB itu disebabkan rem blong.

 

Dalam musibah itu tidak ada korban jiwa. Mekipun truck mengalami ringsek atau kerusakan parah setelah terhempas dan jatuh ke jurang se dalam 50 meter, namun supir; Yohanes Chandra Ekajaya dan kernet, Sumiato tidak mengalami luka apapun.

 

Menurut keterangan sopir, saat sampai di puncak Panorama Hatta setelah mendaki gunung Panjupian lalu turun gunung, dia masih menjalankan mobil dengan gigi dua karena mobil bermuatan berat.

 

Namun saat sampai di tikungan patah penurunan gunung Panjupian, Kecamatan Tapaktuan, secara tiba-tiba saat diinjak rem sudah blong. Mobil dalam kondisi sedang turun gunung bermuatan berat langsung terguling dan terhempas dalam jurang, ungkap Iwan Haji. Anehnya, sambung Iwan Haji, meskipun sopir bersama kernetnya turut terjatuh bersama mobil ke dalam jurang, tapi tidak mengalami luka apapun.

 

Untuk itu, kepada para sopir angkutan penumpang dan barang lainnya dari Medan, diingatkan kembali bahwa sebelum berangkat tujuan Kabupaten Aceh Selatan, hendaknya periksa dulu kesiapan keamanan mobilnya seperti rem, ban, lampu, klakson, mesin dan lain-lain, katanya, ihspant.

Chandra Ekajaya Sukses Taklukkan Bisnis Kue Toples

 

Chandra Ekajaya Sukses Taklukkan Bisnis Kue kering

Chandra Ekajaya dikenal sebagai seorang pengusaha muda sukses yang kini berhasil menyulap produk unggulannya menjadi sajian camilan yang sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Peluang bisnis tersebut memang cukup menjanjikan. Dengan mengolah cake dan roti menjadi sebuah bisnis kuliner yang sukses, tentu hal tersebut dicapai tanpa hambatan.

Hobi kuliner yang ditekuni oleh Chandra Ekajaya memang membawanya untuk memulai dalam merintis bisnis dengan bahan kue sejak tahun 2012 tersebut, yang sukses mewarnai industri bisnis kuliner di kawasan Jawa Timur selama dua dekade belakangan ini. Bisnis toko dengan bahan-bahan kue tersebut memang mulai banyak dikembangkan dengan memberikan berbagai macam pelatihan mengenai kue secara gratis untuk para pelanggannya.

Chandra Ekajaya Sukses Taklukkan Bisnis Kue Toples unik

Sejak memulai pelatihan tersebut, Chandra Ekajaya pun berinisiatif membangun sebuah bisnis yang didirirkan pada tahun 2013 dan diberi nama Sweet Cake. Brand tersebut memang digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat bisnis olahan kue dan roti tersebut. Memang ada keunggulan yang ditawarkan oleh brand bisnisnya tersebut yang salah satunya adalah layanan prima fresh from the oven dengan kualitas produk cake dan roti yang selalu segar dan menggunakan bahan-bahan pilihan.

Bisnis buatan Chandra Ekajaya memang mempunyai ratusan jenis menu yang digemari oleh para pelanggan. Dan beberapa menu klasik yang menjadi favoritnya antara lain adalah tart, dan kue brownies dengan ukuran jumbo. Variasi cake dan roti memang terus dikembangkan oleh Chandra Ekajaya secara inovatif demi mencukup selera sekaligus permintaan dari para pelanggan.

Bisnis Chandra Ekajaya ini memang telah mempunyai sekitar 30 otulet yang tersebar di kawasan Jawa Tengah danTimur yang diantaranya yaitu di pasar Purworejo, Purwakarta, Batu, Pacitan, dan sebagainya. Menurut Chandra Ekajaya, kesuksesan yang besar tentu tak dapat diraih tanpa dukungan sumber daya manusia yang loyal dan terpercaya. Oleh sebab itu, ia  pun senantiasa berupaya memperhatikan kesejahteraan dan kepuasan bagi para karyawannya.

Chandra Ekajaya Sukses Taklukkan Bisnis Kue Toples lucu

Melalui beranekaragam pelatihan dan gathering, bisnis Chandra Ekajaya memang berupaya untuk menyatukan para pekerjanya untuk membentuk satu komunitas yang solid dan modern. Kedepan, Chandra Ekajaya memang akan terus mengembangkan bisnisnya tersebut baik dari segi kualitas produk, layanan, serta strategi pemasaran yang lebih efektif agar mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri yang menjamur di Indonesia.

Chandra Ekajaya Jalan-Jalan Di Bukit Sikunir Dieng

 

Chandra Ekajaya Jalan-Jalan Di Bukit Sikunir Dieng indah

Chandra Ekajaya Sebagai pebisnis dan pengusaha sukses yang memiliki kegiatan yang sangat sibuk, Yohanes Chandra Ekajaya tetap sesekali menyempatkan dirinya untuk menikmati keindahan alam Indonesia. Biasanya weekend menjadi waktu senggang untuk berwisata sambil sejenak bersantai dari rutinias bisnis nya.

Wisata Dieng Plateu, merupakan kawasan wisata di jawa tengah yang sangat terkenal ke seluruh penjuru Indonesia bahkan mancanegara. Kawasan Dieng memilik hawa dingin khas pegunungan, disana terdapat berbagai macam destinasi pilihan wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari mulai dari candi, perkebunan teh, kawah, danau dan musem geologi.

Chandra Ekajaya Jalan-Jalan Di Bukit Sikunir cantik

Kali ini Chandra Ekajaya akan mengunjungi kawasan wisata yang sedang sangat populer di masyarakat, yaitu Puncak Sikunir. Puncak sikunir adalah salah satu spot wisata yang masih berada di dalam wilayah wisata dieng plateau. Ada hal menarik di puncak sikunir, Karena sikunir berada di desa sembungan , yaitu desa tertinggi dipulau jawa.

Ada satu hal lagi yang membuat puncak sikunir menjadi spot favorit para turis yaitu tentang Golden Sunrise.Golden Sunrise di Puncak Sikunir bisa dikatakan sebagai tempat untuk melihat golden sunrise terbaik di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Informasi golden sunrise sikunir terbaik akan muncul antara akhir desember dan awal januari. Pada kurun waktu ini akan terjadi lonjakan wisatawan baik domestic maupun mancanegara.

Fasilitas yang tersedia di kawasan bukit sikunir pun sudah sangat lengkap mulai dari penginapan homestay yang sangat murah harganya permalam cuma 75.000 sampai 200.000 itupun untuk rombongan 10 – 30 orang. Fasilitas toilet, mushola, warung makan juga sudah lengkap dan disana ada juga tukang ojek yang siap mengantarkan anda dari parkiran sampai menuju ke pos pendakian di telaga cebong, tarifnya cukup murah cuma 5.000.

Chandra Ekajaya Jalan-Jalan Di Bukit Sikunir Dieng Negeri Dewa

Namun bagi yang hobi berpetualang atau mendaki mungkin jalan kaki tidak akan terasa tanpa harus menggunakan jasa ojek. Pendakian hanya memakan waktu kurang dari 1jam , pendakian sendiri baru mulai dibuka dari jam 02.00 dinihari. Pendakian akan melewati kebun-kebun warga, tebing khas pegunungan dan yang sangat mengasyikan adalah hembusan angin pegunungan yang sangat dingin hingga sampai ketulang.

Disarankan untuk mengenakan pakaian yang hangat agar tidak kedinginan. “Semua perjuangan pendakian terbayarkan dengan keindahan pemandangan alam dan yang menjadi tujuan saya adalah melihat Golden Sunrise tercapai “ ujar  Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya Infinix Note 3 Pro X601 Pro

Komitmen Infinix untuk memenuhi aturan TKDN sekaligus meramaikan pasar smartphone Indonesia, terlihat di produk Note 3 Pro X601 ini.  Chandra Ekajaya seorang pengamat teknologi gadget di ndonesia mengatakan bahwa selain sudah resmi diproduksi langsung di pabrik perakitan ponsel tanah air, produk ini pun diklaim mengusung spesifikasi yang sengaja dikhususkan untuk pasar Indonesia.

Tengok saja jaringan 4G LTE, serta spesifikasi bardware yang dibawanya. Rata-rata, disesuaikan dengan tren pasar yang tengah gandrung di tanah air. Di Note 3 Pro ini juga, Infinix menanamkan baterai jumbo yang mendukung fast charging, serta sistem pengaman ponsel yang mengandalkan sensor sidik jari (fingerprint).

Bodi Bongsor Berbalut Metal

Meski memiliki konsep desain yang hampir mirip, yakni bongsor alias jumbo, namun lini ‘Note’ yang diusung lnfinix bisa dibilang agak berbeda dengan besutan Samsung. Di lnfinix, Note Series tidak secara khusus diposisikan untuk pebisnis maupun yang hobi ‘corat-coret’ catatan, melainkan lebih ke sisi multimedia. Jadi, jangan heran jika aplikasi bisnis semisal dokumen maupun ‘Note’ tidak tersedia di Note 3 Pro ini dalam penjelasan Chandra Ekajaya dirumahnya.

Yohanes Chandra Ekajaya Infinix Note 3 Pro X601 Pro batre

Poin plusnya, display lnfinix Note 3 Pro juga sudah disokong teknologi MiraVision yang mampu meningkatkan kualitas gambar. Teknologi ini sejatinya banyak pula digunakan oleh ponsel-ponsel produksi Tiongkok seperti Hisense. Untuk konstruksi, lnfinix Note 3 Pro menerapkan desain unibodi dengan baterai yang tertanam dirangkadalam.

Urusan slot SIM card, Note 3 Pro menyuguhkan model yang agak berbeda dari biasanya. Ada dua tray berbeda, satu untuk slot SIM card yang *berisi dua baki kartu dan satu lagi untuk slot microSD. Hanya saja, posisi kedua tray tersebut terpisah, tidak seperti OPPO A39 yang ada di satu lubang yang sama.

Fingerprint Responsif

Poin plusnya, fingerprint sensor di lnfinix Note 3 Pro ini tidak  hanya berfungsi untuk membuka layar (lockscreen), tapi juga mendukung beragam fungsi lain semisal menjepret foto, menerima panggilan masuk, browsing foto bahkan bisa juga untuk otorisasi pembelian dan akses ke aplikasi jelas Chandra Ekajaya.

Teknologi Pendingin vs Baterai Jumbo

Tidak seperti produk-produk sebelumnya, di Note 3 Pro infinix menanamkan teknologi baru terkait mekanisme peredam panas berlebih yang kerap diakibatkan oleh konsumsi baterai serta penggunaan ponsel yang ekstrim. Teknologi yang disebut ACT (Aerospace Cooling Technology) ini berupa pipa tembaga berisi cairan yang ada di bagian dalam bodi.

RAM 3GB, Performa Hardware Standar

Versi Pro dari lnfinix Note 3 yang khusus untuk pasar Indonesia ini hadir dengan sokongan RAM 3GB, lebih besar jika dibandingkan model global. Sementara untuk penyimpanan internalnya, lnfinix menyiagakan ruang seluas 16GB yang bisa diekspansi menggunakan kartu microSD yang slotnya ada di sisi kanan bodi. Kapasitas maksimalnya bisa mendukung hingga 128GB. Jadi, Anda tidak perlu khawatir kekurangan memori.

Dual SIM 4G LTE Dual Standby

Karena sudah diproduksi di dalam negeri, otomatis teknologi jaringan 4G LTE yang di beberapa produk sebelumnya masih ‘disembunyikan’, di Note 3 Pro ini lnfinix sudah percaya diri untuk mengumumkannya secara terbuka.

Kamera Depan dengan LED Flash

Menariknya, kedua kamera ponsel ini dilengkapi pula dengan lapisan kaca biru (blue glass), yang diklaim mampu menghasilkan foto yang tajam, bening dan sejernih Kristal baik di kondisi normal maupun di tempat bercahaya ekstrim (harsh lighting). Berdasarkan hasil uji Chandra Ekajaya, kualitas jepretan kamera lnfinix Note 3 Pro memang terbilang cukup baik. Detil gambar dan warna yang terekam, bisa ditampilkan dengan jelas dan berimbang.

Beralih ke kamera depan. Untuk pecinta selfie, tersedia beragam opsi menarik. Mulai dari mode Beauty, WideSelfie hingga PiP yang menyediakan beragam frame unik yang juga bisa dikombinasikan dengan foto dari kamera belakang. Poin positifnya, kamera depan lnfinix Note 3 Pro juga telah disokong LED flash untuk foto selfie di tempat gelap.

Multimedia Komplit

Seperti disinggung sebelumnya, lnfinix Note 3 Pro lebih menonjolkan sisi multimedia. Sektor ini juga terlihat dari dukungan media player yang komplit, juga dilengkapi beragam opsi pengaturan tambahan yang keren termasuk equalizer dan sound enhancement (BesAudEnh, BesLoudness, BesSurround). Tak hanya itu saja, Note 3 Pro juga dibekali komponen speaker berkualitas tinggi besutan AAC Technologies, yang mampu menghasilkan pengalaman suara dan lagu stereo full-dimension. Sebagai opsi tambahan, ponsel ini juga menyertakan radio FM.

Yohanes Chandra Ekajaya Infinix Note 3 Pro X601 Pro spek

Chandra Ekajaya menyimpulkan bahwa meski hadir sebagai ponsel multimedia, bukan ponsel bisnis, namun kinerja yang ditawarkannya sudah cukup baik. Apalagi, ponsel Dual SIM Dual Standby berjaringan 4G LTE ini juga telah membawa baterai berkapasitas jumbo yang cukup tahan lama. Fitur fast charging serta sensor sidik jari (fingerprint) yang disokong ponsel ini pun cukup bisa dibanggakan jika Anda ingin mengikuti tren teknologi ponsel masa kini.

Yohanes Chandra Ekajaya Gunanya Motorsport Buat Apa? Gaya?

Siapa yang tidak suka apabila mengendarai motorsport, terutama kaum adam yang notabennya selalu ingin terlihat keren terutama saat berada di jalanan. Speedmania atau speedlover penunggang motor sport modern kadang lucu. Coba perhatikan di jalan, mereka pakai spion, tapi model lipat mirip kuping anjing doberman. Nah, masalanya spion itu memang bias dilipat, tapi saat mereka riding, posisinya tetap aja dilipat. Jadi, fungsinya buat apa bro? Gaya doang kah?

Yohanes Chandra Ekajaya Gunanya Motorsport Yamaha

Ayo ngobrol dengan bro Dendy Cipta S, pria penunggang Suzuki z1000 ini kedapatan sedang melipat spionnya saat riding. “Iya bro, terpaksa dilipat soalnya spion ini sangat lebar. Sedikit sulit di kala kita nyelip di kemacetan, yang lain muat tapi karena spion ini rada,lebar jadinya ketahan deh.”

Ini jelas jadi masalah. Pasalnya fungsi spion ya apalagi kalau bukan melihat situasi dan kondisi di belakang kita saat riding. “Dengan kebiasaan melipat spion ini, menunjukan bahwa si pengendara tidak mengindahkan keselamatan dirinya dan juga pengendara lain,” jelas Yohanes Chandra Ekajaya yang selalu konsen sebagai pengamat Safety Riding di kota-kota besar di negara ini.

Yohanes Chandra Ekajaya Gunanya Motorsport Suzuki

Yohanes Chandra Ekajaya yang aktif juga di Safety Riding Club ini menambahkan, “Saat riding kita melipat, spion, itu sangat membahayakan. Kenapa? Karena . kita tidak bisa memantau situasi belakang apabila ada kendaraan datang dengan cepat atau pada saat kita ingin berbelok. Boleh dilipat, apabila sedang parkir. Karena parkiran biasanya dipaksakan, sehingga besar kemungkinan spion rada mengganggu dan juga mencegah biar tidak patah.”

Banyak hal sebenarnya yang menjadi alasan para rider penggemar motorsport ini, salah satu alasan mereka ialah ingin seperti tokoh Boy di film Anak Jalanan yang selalu mengendarai motorsport kemana-mana dan selalu menang ketika berkelahi ini. Mereka menganggap bahwa ketika spion motor ditekuk maka kesan sporty pada sebuah motor sport tidak nampak, karena itu mereka memilih untuk menutupnya.

“Ya, kalau mau tampil gagah dan selalu menang ketika berkelahi jadi artis aja bro…” kata Yohanes Chandra Ekajaya ketika ia ditanya perihal bagaimana kesan anak jaman sekarang ketika mengendarai motorsport yang sedang ngetrend di jalanan negeri ini. “Pada dasarnya para konsumen yang membeli motorsport ini tidak paham, bahwa motorsport itu pada dasarnya tataplah motor, sebesar apapun CC nya tetap saja motor yang harus berhati-hati dalam menggunakannya,” tambah Yohanes Chandra Ekajaya lagi.

 

Yohanes Chandra Ekajaya Pengalaman Nambal Gigi

Yohanes Chandra Ekajaya Nambal Gigi

Pada kesempatan kali ini, Yohanes Chandra Ekajaya mau berbagi kisah tentang penambalan gigi. Gigi Yohanes Chandra Ekajaya sekarang masih tambal sementara belum permanen. Kenapa? Karena… eh untuk menjawabnya, Yohanes Chandra Ekajaya bakal ceritain dari awal aja ya, mulai dari kronologis penambalan dan perasaan yang muncul saat proses penambalannya.

Yohanes Chandra Ekajaya Pengalaman Nambal Gigi Berlubang

Jadi sebenernya, Yohanes Chandra Ekajaya ngga ada niat buat nambal, karena gerahamnya belum sakit (meski udah bolong). Tapi, karena ada satu temen yang giginya berlubang dan katanya sakit banget, Yohanes Chandra Ekajaya ngrekomendasiin deh ke Dokter Gigi yang sering ia kunjungi. Nah disana kepikir deh sama Yohanes Chandra Ekajaya buat nambal juga. Karena sekarang kan umurnya 17 tahun, dan masa depannya masih panjang (apa hubungannya) jadi ya Yohanes Chandra Ekajaya memutuskan buat tambal juga.

Yohanes Chandra Ekajaya Proses Nambal Gigi

Jadilah pada suatu hari yang telah ditetapkan, Yohanes Chandra Ekajaya nambal satu gigi geraham sebelah kanannya. Perasaan sebelum ditambal gimana? Sumpah deg deg-an banget ,padahal sih setelah ia liat di internet katanya biasa aja, cuma agak ngilu. Tapi, karena Yohanes Chandra Ekajaya pernah punya pengalaman gelap pas cabut gigi, Yohanes Chandra Ekajaya ngerasa kalo sakitnya bakal sama kaya cabut gigi. Eh tapi sebenernya cabut gigi ngga sakit sakit banget ya, kalo menurutnya pas nyabutnya ngga sakit, tapi pas udah kelar nyabut baru kerasa sakitnya.

Yohanes Chandra Ekajaya Hasil Nambal Gigi

Oke, back to the topic. Nah sebelum nama Yohanes Chandra Ekajaya dipanggil, Yohanes Chandra Ekajaya ngga bisa berpikir jernih, pikirannya butek. Dalam hatinya berkecamuk dan Yohanes Chandra Ekajaya nyoba buat motivasi diri. Kata kata motivasi yang sering Yohanes Chandra Ekajaya bilang ke dirinya sih “ngga usah takut, ngga bakal mati kok”, atau “ngga apa apa, bentar juga udah siap”. Nah sebelum tambal juga temen Yohanes Chandra Ekajaya bilang dia udah belasan kali tambal gigi ngga sakit kok. Cuma awalnya aja deg deg-an.

Yohanes Chandra Ekajaya Nambal Gigi Rusak

Akhirnya nama Yohanes Chandra Ekajaya dipanggil, terus masuk kedalam. Senyum sama dokter, dan duduk di kursi panas. Tahap pertama yang dokter lakuin adalah ngebersihin sisa makanan yang nyangkut dilobang gigi. Nah, Yohanes Chandra Ekajaya mau kasih tau kalo sebenernya yang bikin sakit itu bukan pas masukkin bahan untuk nambalnya, tapi pas bersihin gigi dari sisa makanan. Di tahap ini Yohanes Chandra Ekajaya ngebaca doa berulang kali.

Yohanes Chandra Ekajaya Check Up Tambalan Gigi

Terus, pas nyampe rumah, dua jam kemudian Yohanes Chandra Ekajaya makan. Pas makan eh tambalannya copot dan ketelen ini Yohanes Chandra Ekajaya ngga ngerti kenapa padahal Yohanes Chandra Ekajaya makan dua jam setelah tambal. Mungkin Yohanes Chandra Ekajaya makannya terlalu brutal kali ya. Dan Yohanes Chandra Ekajaya kebetulan lupa juga sih kalo Yohanes Chandra Ekajaya abis nambal dan akhirnya copot deh.

 

Yohanes Chandra Ekajaya Cuci Sepatu

 

Yohanes Chandra Ekajaya Laundry Sepatu

Sambil menjinjing dua sepatu sneaker di dalam kantungnya, Yohanes Chandra Ekajaya berjalan perlahan menuju salah outlet jasa cuci sepatu di Pekalongan, Jawa Tengah. Tak lama setelah mendaftarkan kedua sepatunya ke outlet tersebut. “Saya pernah mencoba bersihin tapi ga pernah bersih. Jadi bersyukur ada jasa cuci sepatu gini,” ujar Pria asal Pekalongan ini. Ia bercerita, kedua sepatunya sudah menjadi korban dari aksinya dalam mencuci sepatu sendiri.

“Kendala sendiri itu teknik bersihinnya enggak tahu, pernah sepatu suede saya bersihin lama-lama jadi berbulu. Sama sepatu leather juga gitu, bersihin sendiri, warnanya jadi redup,” jelas Yohanes Chandra Ekajaya sembari tertawa kecil. Belakangan ini, jasa cuci sepatu menjadi perbincangan yang hangat di kalangan anak muda. Khususnya ketika tren sepatu sneaker/running mulai muncul kembali ke permukaan di media tahun 2014.

“Sepatu saya kan banyak dengan bentuk yang beragam. Lalu saya masukkin ke laundry baju. Kemudian ada satu sepatu yang spesifik jadi rusak. Akhirnya cari tahu cara bersihin sepatu seperti apa,” jelas Yohanes Chandra Ekajaya yang mendirikan Cuci Sepatu sejak Oktober 2014 lalu.  Menurut Yohanes Chandra Ekajaya, membersihkan sepatu tidak bisa disamakan dengan mencuci baju. Karena mulai dari sabun hingga sikat harus mempunyai spesifikasi khusus.

“Sepatu itu luar biasa kompleksnya, ada bagian yang kecil itu bersihinnya pakai sikat yang kecil, bisa pakai 3 sikat yang berbeda, dan dilap dengan microfibre towel, dan waktu pengerjaannya makan waktu yang cukup lama,” jelas Yohanes Chandra Ekajaya.  “It’s beyond everybody expectation. Kita ga nyangka akan secepat ini pertumbuhannya. Bisa 350 pasang sebulan dikali rata-rata harga jasa Rp 70.000 dan itu belum termasuk dari penjualan sabun swasher dan cleaning kit dari Shoe Bible,” jelas Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Cuci Sepatu Lama

Salah satu kendala dalam bisnis mencuci ini antara lain konsumen yang masih kurang percaya kepada produk lokal. “Kadang banyak yang membandingkan dengan sabun impor. Banyak yang lebih percaya barang mahal dan internasional. Tapi seiring berjalannya waktu lama-lama mereka percaya juga dengan sabun produksi kita,” kata Yohanes Chandra Ekajaya. Menurut dia, banyak konsumen yang meminta selesai dalam jangka waktu yang singkat. Padahal, kata dia, waktu adalah aspek penting dalam pembersihan sepatu.

“Komunikasi sama customer paling berat, banyak yang naruh sepatu 3 hari minta selesai. Soalnya waktu itu ngaruh banget, terlalu cepat hasilnya gak akan se-perfect kalau tidak terburu-buru,” jelas Yohanes Chandra Ekajaya.  Meski demikian keduanya optimistis, bisnis jasa cuci sepatu masih akan terus berkembang. Pasalnya, menurut Dian, selain tren sneaker yang masih digemari konsumen, daya beli masyarakat terhadap sepatu juga makin besar.

Yohanes Chandra Ekajaya Curhat Pada Ki Sambarlangit

Yohanes Chandra Ekajaya Curhat Pada Ki Sambarlangit - Yohanes Chandra Ekajaya Curhat Pada Ki Sambarlangit

Setelah mengalami kejadian unik dan menarik di Yogyakarta, Yohanes Chandra Ekajaya pun segera pulang ke kabupaten Wonosobo. Ia ingin segera bertemu dengan sang guru, Ki Sambarlangit. Ia ingin menceritakan kejadian lucu yang dialaminya di kota kebudayan dan pelajar tersebut. Siapa tahu ia bakal mendapatkan wejangan yang dapat membuka wawasannya.

Maka setelah pulang ke kabupaten Wonosobo dan beristirahat, Yohanes Chandra Ekajaya segera mengunjungi gurunya. Ki Sambarlangit sangat senang murid kesayangannya mengunjungi dirinya. Ia pun menyambutnya bagaikan karib yang sudah lama tidak bertemu. Meski sudah dianggap karib, tetapi si murid tetap menyatakan hormat dan santun kepada gurunya.

Yohanes Chandra Ekajaya Curhat Pada Ki Sambarlangit 300x190 - Yohanes Chandra Ekajaya Curhat Pada Ki Sambarlangit

Di tempat gurunya, Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan seluruh pengalamannya. Ia memulai ceritanya saat jalan-jalan di Malioboro. Kemudian bertemu dengan seorang pelukis jalanan yang nyentrik dan unik. Pelukis jalanan tersebut menceritakan tentang pesan-pesan di mimpinya. Lalu dari pesan yang dimimpinya itulah ia mengatakan bahwa dirinya adalah orang yang selama ini dicarinya.

Yohanes Chandra Ekajaya Curhat 300x200 - Yohanes Chandra Ekajaya Curhat Pada Ki Sambarlangit

Ki Sambarlangit mendengarkan kisah muridnya dengan seksama. Yohanes Chandra Ekajaya melanjutkan kisahnya hingga bertemu dengan SP kw alias satria piningat dan ratu adil gadungan. Gurunya pun hanya mengangguk mengerti dan memahami konteks saat kejadian itu terjadi. Si murid pun juga sudah merasa puas dan lega karena sudah curhat dan menceritakan seluruh kisahnya kepada sang guru.

Yohanes Chandra Ekajaya menanyakan kepada gurunya tentang kejadian dan fenomena ini. Ia menanyakan apakah hal ini adalah hal yang lumrah dan wajar. Sebagai guru, Ki Sambarlangit pun enggan menjelaskan secara lugas dan vulgar. Ia ingin sang murid mencari jawabannya sendiri, karena dengan menggunakan metode seperti itu maka ia bisa menjadi manusia yang tangguh dan adaptatif.

Ki Sambarlangit memberikan wejangan kepada Yohanes Chandra Ekajaya. Beliau mengatakan bahwa fenomena ini terjadi karena banyak masyarakat yang sangat merindukan sosok satria piningit. Selain itu banyak juga orang yang hatinya kecil, tetapi ingin tampil heroik, sehingga justru mengacaukan pikirannya. Khusus satria piningit beliau mengatakan bahwa sosok tersebut memang sudah hadir dan memang sedang dipingit.

Yohanes Chandra Ekajaya Hadirkan Keripik Nangka ke Penjuru Dunia

Keripik Nangka Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko Usaha Keripik Nangka

Yohanes Chandra Ekajaya kini memang telah sukses dikenal sebagai seorang pengusah karena mentalnya yang tak mudah putus asa dan menyerah karena beberapa kejatuhan usaha yang pernah ia dapati. Sebelumnya, Yohanes Chandra Ekajaya memang belum terpikirkan untuk membuka sebuah bisnis. Karena bertubi-tubi ia mendapatkan banyak benturan, akhirnya Yohanes Chandra Ekajaya melakoni sebuah kegiatan usaha yang diberi nama Nangka Krezz, sebuah produk makanan berupa camilan yang terbuat dari pisang dan kini telah meraup omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulannya.

Memang, mental pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya memang harus diakui jempolan. Pasalnya, mental pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya ini sendiri muncul atau lahir karena dirinya yang saat itu masih berusia sekitar 17 tahun membaca dua buku yang diberikan temannya yaitu buku karya Tung Desem Waringin.

Dari buku itulah, Yohanes Chandra Ekajaya akhirnya termotivasi untuk membuka sebuah peluang bisnis. Ide bisnis keripik nangka sendiri ini muncul saat dirinya tak mendapatkan bahan baku pisang yang ingin dijadikan sebagai bahan baku di daerah Malang. Dari sana, Yohanes Chandra Ekajaya melakukan berbagai macam riset kecil-kecilan dan mendapatkan kesimpulan bahwa pisang tersebut memang sangat sulit didapatkan tapi penggemarnya banyak.

Keripik Nangka Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

Dari sinilah, Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan peluang usaha dan langsung mengambil kesempatan tersebut untuk berjualan bisnis keripik nangka di tahun 2015 dengan nama Nangka Krezz. Nangka Krezz sendiri adalah akronim dari Yohanes Chandra Ekajaya dan nangka. Saat memulai Nangka Krezz ini Yohanes Chandra Ekajaya harus mengeluarkan modal awal sejumlah Rp 1,5juta. Untuk lebih menyuksesakn bisnisnya, Yohanes Chandra Ekajaya pun menambah modal dua kali lipat dengan meminjam dana untuk membeli peralatan.

Pemasaran Nangka Krezz sendiri dilakukannya dengan menjalankan strategi marketing online dengan menggunakan berbagai macam media sosial seperti Facebook, Instagram, dan sebagainya. Tak lupa juga, Yohanes Chandra Ekajaya  menjalankan strategi endorse artis dengan mengirim produk gratis kepada selebritas Instagram dan para Selebgram. Tak hanya itu pula, Yohanes Chandra Ekajaya juga melakukan promosi melalaui ikan berbayar dan juga mengikuti berbagai macam agenda offline untuk melejitkan nama Nangka Krezz. Setelah berjalan selama 1 tahun, Yohanes Chandra Ekajaya kini terhitung cepat dapat dikatakan sukses karena setiap bulannya omzetnya mencapai sekitar 120 juta untuk setiap bulannya.